Senin, 04 April 2011

Tugas Berat Menanti Hadi Nasri

JAKARTA, Kompas.com - Hadi Nasri dipastikan menempati posisi Ketua Bidang Pembinaan Prestasi (Kabid Binpres) PB PBSI setelah ia bertemu dengan Ketua Umum PBSI Djoko Santoso, Selasa (29/3/11).

"Seperti yang saya janjikan, hari ini Pak Djoko sudah bertemu Pak Hadi Nasri dengan hasil yang bagus. Semua berjalan lancar dan mudah-mudahan dalam waktu dekat Pak Hadi sudah dapat mulai bertugas sebagai Kabid Binpres," ujar Sekjen PBSI Yacob Rusdianto di Jakarta, Selasa (29/3/11).

Hadi akan menjalankan tugas Kabid Binpres hingga masa kepengurusan Djoko Santoso berakhir. Dia menempati pos yang ditinggalkan Lius Pongoh pada awal tahun ini.

"Secara lisan sudah resmi. Kalau formal, surat besok kami kerjakan. Paling lambat 1 April sudah aktif," kata Yacob.

Sementara itu, Ketua Subbid Pelatnas PB PBSI Christian Hadinata mengatakan, siapa pun yang menempati posisi Kabid Binpres, akan dihadapkan pada pekerjaan yang tidak ringan.

"Dari jabatannya saja sudah sangat menggambarkan posisi yang sangat penting dan strategis, yaitu bagaimana menyusun program bukan hanya di Pelatnas tetapi secara nasional," katanya.

Ia, kata Christian, akan dihadapkan kepada banyak tugas, terutama di tengah kemerosotan prestasi bulu tangkis Indonesia. "Harus bisa mencari terobosan-terobosan dalam waktu yang cukup mendesak dikaitkan dengan persiapan sejumlah event penting," tambahnya.

Selain persiapan menghadapi Piala Sudirman di Qingdao, China, Mei mendatang, SEA Games (November) serta kualifikasi untuk Olimpiade tahun depan adalah tugas yang sudah menanti Kabid Binpres.

"Puncaknya adalah Olimpiade 2012 yang diselingi dahulu oleh Piala Thomas dan Uber," tambah Christian.

Namun kehadiran Hadi, salah satu arsitek keberhasilan Indonesia meraih dua medali emas Olimpiade Barcelona 1992--saat itu sebagai wakil Kabis Binpres--di Pelatnas Cipayung mendapat sambutan positif.

"Yang pasti senang bisa ada Binpres baru dan berpengalaman di bidangnya. Saya pribadi yakin kepada Pak Hadi dengan latar belakang dan pengalamannya," ujar pemain spesialis ganda Fran Kurniawan Teng.

Pasangan Pia Zebadiah Bernadeth itu berharap, Hadi dapat memberikan pengarahan dan keputusan yang terbaik bagi atlet.

Adapun pelatih ganda campuran Richard Mainaky menilai tugas tersebut cocok bagi Hadi karena itu adalah bidangnya.

"Itu memang bidangnya Pak Hadi, karena waktu saya berhasil membawa Tri Kusharjanto/Minarti Timur meraih medali perak Olimpiade di Sydney 2000, Pak Hadi sebagai wakil Binpres," katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar